Viral Baliho Ajakan Alumni SMK Korban PHK Kembali ke Sekolah, Ternyata Ini Alasannya - Kompas.com - KOMPAS.com

KOMPAS.com – Sebuah baliho ajakan alumni SMK korban PHK untuk kembali ke sekolah, viral di media sosial dalam beberapa ini. 

Dalam baliho itu disebutkan, alumni SMK Muhammadiyah 3 Metro Lampung yang jadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK) diminta kembali ke sekolah mencari solusi bersama. 

Salah satu netizen yang membagikan postingan tersebut adalah akun Facebook Iftah Risal.

“Ini guna almameter sebenarnya. Sekolah tidak boleh hanya membanggakan alumninya di kala sukses dan dijadikan daya Tarik promo sekolah; tapi melupakan mereka di kala susah.

Ya begini ini yang betul. Salut sampai terharu saya” tulis akun tersebut sembari melampirkan baner SMK Muhammadiyah 3 Metro.

Baca juga: Besok Sidang Isbat Penentuan Lebaran 2021, Ini Link Live Streaming dan Tahapannya

Adapun narasi pada banner tersebut adalah sebagai berikut:

“Bagi Alumni SMK Muhammadiyah 3 Metro Korban PHK Masal, Harap Kembali Kembali Ke Sekolah. Kita Cari Solusi Bersama,” ujar banner tersebut.

 Hingga kini postingan tersebut telah dibagikan lebih dari 11,6 ribu kali dan disukai lebih dari 5.000 akun facebook. 

Komentar warganet

Beragam komentar muncul terkait postingan tersebut. Salah satunya dari akun Facebook Negy Dwi Ramadhan.

“Respect buat sekolah ini,” ujar dia.

Akun yang lain yang ikut memberikan komentarnya adalah akun Facebook Eva Ristia.

“Semoga bisa menjadi contoh Sekolah lain di seluruh Indonesia,” tulisnya.

Lantas, bagaimana cerita sebenarnya soal baliho tersebut?

Baca juga: Mengenang Rachel Corrie, Pejuang Palestina yang Tewas Dilindas Buldoser Israel

Bukan reuni

Terkait dengan hal itu, Kompas.com menghubungi Rachmad Ardhiansyah Ketua Bursa Kerja Khusus dan guru produktif Teknik Kendaraan Ringan SMK Muhammadiyah 3 Metro Lampung.

Rachmad menjelaskan tujuan dari banner tersebut adalah mengajak para alumni yang menjadi korban PHK untuk bisa menghubungi pihak sekolah dan kemudian nantinya berdiskusi untuk menemukan solusi bersama.

“Jadi itu bukan ajakan reuni, tapi ajakan karena melihat kondisi Covid-19 saat ini, banyak karyawan dirumahkan. Sekolah jadi berpikir jangan-jangan salah satunya alumni kami,” ujar Rachmad saat dihubungi Kompas.com, Senin (10/5/2021).

Karena terpikirkan hal tersebut, maka pihak sekolah baik guru, dan semua pihak terkait kemudian saat melakukan obrolan santai terpikirkan untuk membuat undangan tersebut.

“Oke deh kami undang alumni bagi yang korban PHK ke sekolah. Jadi bukan untuk reuni. Memang ada korban PHK dalam artian dirumahkan karena pandemi kita open terbuka,” jelas dia.

Baca juga: Ingat, Cuti Bersama Libur Lebaran untuk ASN Hanya 12 Mei 2021

Sejumlah alumni korban PHK hadir

Ia mengatakan sejauh ini pengumuman tersebut telah dibagikan pihak sekolah di berbagai media sosial SMK.

Selain itu sekolah juga telah menyebar banner kecil-kecil di sejumlah titik lokasi di sekitar kawasan Metro Lampung.

Adapun banner yang viral, menurutnya adalah banner yang dipasang di sekolah.

Pihaknya mengatakan sempat kaget saat mengetahui pengumuman tersebut akhirnya viral.

Ia melanjutkan, sejauh ini sudah ada sejumlah alumni SMK Muhammadiyah 3 Metro yang mengonfirmasi akan ikut hadir karena dirinya merupakan korban pandemi. Untuk jumlah pastinya saat ini masih dalam pendataan.

Adapun mereka yang mengonfirmasi ingin hadir ke sekolah untuk mencari solusi pihaknya mengatakan hal tersebut rencananya akan dilakukan seusai Lebaran.

“Kami harapkan alumni datang menghubungi pihak sekolah entah humas, guru dan sebagainya,” ujar dia.

Baca juga: Mengenal Kanker Getah Bening, Penyakit yang Diderita Randi Bachtiar, Suami Tasya Kamila

Solusi yang ditawarkan

Rachmad menerangkan mengenai gambaran solusi yang mungkin ditawarkan untuk alumni yang menjadi korban PHK di antaranya adalah membantu mencarikan pendampingan yang tepat sesuai dengan minatnya.

“Misal mau berwirausaha akan kami carikan. Mau apa nih? Kami akan carikan rekanan untuk jadi pendamping,” jelasnya.

Selain itu jika anggota mengalami kendala biaya maka akan dibantu mencari lembaga yang sekiranya bisa membantu.

“Harapan kami dari SMK, alumni nantinya bisa mendapat efek positif dalam mengurangi kesenjangan sosial dalam masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengatakan undangan tersebut terbuka bagi alumni angkatan berapapun yang menjadi korban PHK

Baca juga: Video Viral Mobil Seberangi Sungai Disebut akibat Penyekatan Mudik, Bagaimana Faktanya?

25 Tahun Kompas.com, Melihat Harapan