Viral Vaksinasi di Karawang, Jarum Ditusuk ke Lengan tapi Tak Ditekan Flunger-nya - Okezone
JAKARTA - Sebuah adegan vaksinasi di Karawang, Jawa Barat viral di media sosial. Seorang petugas kesehatan tertangkap kamera diduga saat menyuntikkan vaksin ke seorang warga, namun tanpa ditekan flunger suntikkannya.
Dalam video yang dibagikan akun halokrw, disebutkan kejadian tersebut terjadi di sebuah Puskesmas di Karawang. Bermula dari seorang pengguna Instagram yang menggunggah video dirinya sedang divaksin. Namun, ada temannya yang melihat keanehan dalam video tersebut.
"Yaitu jarum ditusukkan namun langsung dicabut lagi tanpa ada proses menekan ujung bagian atas suntikan seperti penyuntikan pada umumnya," tulis akun tersebut seperti dikutip, Rabu (14/7/2021).
Baca Juga: Viral Puluhan Pelajar Hentikan Truk di Bekasi Demi Konten, 1 Orang Kritis Tertabrak
Pengunggah video yang baru menyadari kemudian mengunggah video tersebut kembali hingga menjadi ramai. Setelah viral, disebutkan akun tersebut, si pengunggah kembali dipanggil pihak puskesmas, dan tak lama kemudian mengunggah permohonan maaf dan menulis surat pernyataan di atas materai.
"Pihak keluarga yang mengetahui hal itu merasa aneh dan menduga ada percobaan intimidasi yang dilakukan oleh pihak puskesmas kepada anaknya. Sebab, setelah dari puskesmas, anaknya langsung berangkat ke tempat kerja mengaku lemas dan minta dijemput oleh anggota keluarganya. Ketika dijemput, ia langsung lemas berada di pelukkan keluarganya," tulisnya.
Pihak Dinas Kesehatan Karawang sendiri mengaku sedang melakukan investigasi terkait video viral tersebut. "Tim Dinkes sedang investigasi kasus ini," kata Kepala Seksu Promosi Dinkes Karawang dr Dede Ratna Ningrum.
Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana pun ikut turun langsung menindaklanjuti video viral tersebut dengan mendatangi puskesmas. Bupati Karawang didampingi Wakil Bupati Karawang, H Aep Syaepuloh dan Kasatreskrim Polres Karawang, AKP Oliestha Ageng Wicaksana mewakili Kapolres Karawang, AKBP Rama Samtama Putra melakukan inspeksi mendadak ke Puskesmas Wadas, Telukjambe Timur, Karawang, pada Selasa sore sekira 16.00 WIB.
Baca Juga: 4 Peristiwa "Bang Jago" Tantang Prajurit TNI
Namun, Puskesmas sudah dalam kondisi sepi. Kemudian, semua petugas Puskesmas dipanggil untuk datang kembali ke Puskesmas guna diminta keterangan.
"Kami memanggil seluruh petugas puskesmas untuk mendengar keterangan, untuk mengklarifikasi kejadian. Kami menerima keterangan dari vaksinator bahwa ia sudah melakukan tugasnya sesuai SOP, dan yakin vaksin tersebut masuk ke tubuh penerima vaksin dengan jarum baru atau bukan bekas," kata Cellica.
Seusai dair Puskesmas, Cellica menemui penerima vaksin tersebut ke tempat kerjanya. Hal itu dilakukan agar bisa mendapatkan keterangan dari kedua belah pihak.
Cellica mengaku mengedepankan asas praduga tak bersalaha. Ia pun akan melakukan cek laboratorium terhadap penerima vaksin, dan menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada vaksinator jika terbukti melakukan kesalahan.
Namun, sebaliknya jika tak terbukti bersalah akan konsekuensi hukum dan kasusnya akan diserahkan kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti. Cellica berharap agar semuanya bisa lebih bijak dalam menggunakan media sosial, sehingga tak mudah menyebarkan berita yang belum diketahui kebenarannya.
"Semoga semuanya segera 'clear' dan lekas baik-baik saja. Kami berharap agar masyarakat untuk tidak ragu dan tetap semangat untuk menjalankan vaksin. Ayo kita semangat vaksin!," katanya.